Oleh: [Bayu], Redaksi Otomotif Nasional
Peluncuran Royal Enfield Classic 650 Tandai Komitmen Merek di Segmen Premium Indonesia
Royal Enfield resmi memperkenalkan Royal Enfield Classic 650 di Indonesia pada Juli 2025.
Peluncuran ini menandai langkah strategis merek asal India dalam memperkuat eksistensinya di pasar motor premium.
Unit pertama mulai dikirimkan ke konsumen pada Agustus 2025.
Pemesanan awal telah dibuka di seluruh dealer resmi di Jakarta, Surabaya, Bali, dan kota-kota besar lainnya.
Kehadiran Royal Enfield Classic 650 disambut antusias oleh komunitas motor retro.
Motor ini menawarkan perpaduan sempurna antara estetika klasik dan teknologi modern.
Target pasar utamanya adalah pengendara muda hingga menengah yang menghargai gaya, performa, dan pengalaman berkendara autentik.
Baca juga: Mercedes-Maybach GLS 600 Facelift: Puncak Kemewahan SUV di Indonesia
Harga Royal Enfield Classic 650: Kompetitif dan Terjangkau di Kelasnya
Royal Enfield menetapkan harga yang strategis untuk Classic 650.
Tiga varian ditawarkan guna memenuhi preferensi berbeda pengguna.
- Varian Standar: Rp190 juta (on road)
- Edisi Chrome: Rp200 juta (on road)
- Edisi Tour: Rp210 juta (on road)
Varian Tour dilengkapi aksesori touring dan suspensi yang dioptimalkan.
Edisi Chrome menonjol dengan finishing krom ekstensif dan detail premium.
Harga ini berada di bawah atau sejajar dengan kompetitor seperti Kawasaki Vulcan S dan Honda Rebel 500.
Spesifikasi Royal Enfield Classic 650: Mesin Dua Silinder yang Andal dan Efisien
Royal Enfield Classic 650 mengusung mesin bertenaga dengan karakter khas motor cruiser.
Mesinnya menjadi fondasi utama dari performa dan pengalaman berkendara yang halus.
Spesifikasi teknis utama:
- Tipe mesin: Twin silinder segaris, 648cc, SOHC
- Tenaga maksimal: 47 hp pada 7.250 rpm
- Torsi puncak: 52 Nm pada 5.250 rpm
- Transmisi: 6 percepatan manual
- Konsumsi bahan bakar: 22–25 km/l
- Kecepatan maksimal: 170 km/jam
- Kapasitas tangki: 13,5 liter
- Ketinggian jok: 805 mm
Mesin dua silinder menghasilkan getaran halus dan suara knalpot yang khas.
Efisiensi bahan bakar mendukung penggunaan harian di perkotaan.
Kapasitas tangki memungkinkan jarak tempuh hingga 300 km dalam sekali isi bahan bakar.
Desain Klasik dengan Nuansa Modern: Warna dan Estetika Royal Enfield Classic 650
Desain Royal Enfield Classic 650 terinspirasi dari motor era 1960-an.
Namun, ia tetap mengadopsi elemen modern untuk kenyamanan dan keamanan.
Pilihan warna 2025:
- Black Chrome – Elegan dan mewah, dominasi finishing krom
- Vallam Red – Nuansa retro yang mencolok dan berani
- Teal Green – Sentuhan vintage dengan kesan klasik Eropa
- Bruntingthorpe Blue – Biru tua bernuansa heritage
Setiap warna dirancang untuk memperkuat identitas Royal Enfield Classic sebagai motor retro premium.
Detail seperti pelek jari-jari, tangki bahan bakar melengkung, dan jok tandem memperkuat kesan klasik.
Fitur Canggih dalam Nuansa Nostalgia
Classic 650 tidak hanya unggul dalam desain.
Ia membawa fitur keselamatan dan kenyamanan modern yang relevan dengan kebutuhan pengendara masa kini.
Baca Juga: CFMoto 750 SR-S: Sportbike Inline-Four Terbaru yang Mengguncang Pasar Motor 2025
Fitur utama Royal Enfield Classic :
- Lampu depan LED dengan DRL (Daytime Running Light)
- Sistem ABS dual-channel pada roda depan dan belakang
- Panel instrumen semi-digital dengan layar LCD dan indikator navigasi
- Knalpot ganda dengan karakter suara ikonik Royal Enfield
- Kursi lebar dan empuk, ideal untuk perjalanan jauh
- Rangka baja double cradle untuk stabilitas tinggi
Fitur-fitur ini menjadikan Royal Enfield Classic aman dan nyaman.
Kombinasi teknologi dan desain menjawab tuntutan pasar modern.
Persaingan di Segmen Cruiser Menengah: Royal Enfield Classic vs Kompetitor
Pasar motor cruiser 250–700cc di Indonesia tumbuh pesat.
Pertumbuhan tahunan mencapai 5–6% dari 2020 hingga 2025.
Royal Enfield Classic bersaing langsung dengan beberapa model global.
Royal Enfield Classic 650 | Rp190–210 juta | Twin 648cc | 170 km/jam |
Kawasaki Vulcan S | ~197 juta | Twin 649cc | 180 km/jam |
Honda Rebel 500 | ~190 juta | Twin 471cc | 155 km/jam |
Benelli 502C Cruiser | ~170 juta | Twin 500cc | 160 km/jam |
CFMoto 700CL-X Heritage | ~178 juta | Twin 693cc | 185 km/jam |
Royal Enfield Classic unggul dalam keseimbangan harga, desain, dan karakter berkendara.
Meskipun kecepatan puncak lebih rendah dari beberapa kompetitor, ia menawarkan pengalaman berkendara yang lebih autentik dan nyaman.
Strategi Royal Enfield: Meningkatkan Pangsa Pasar di Indonesia
Royal Enfield masih memiliki pangsa pasar kecil di segmen premium.
Pada 2025, merek ini menguasai sekitar 2% pasar motor premium Indonesia.
Honda | 65% |
Yamaha | 25% |
Suzuki | 8% |
Royal Enfield | 2% |
Peluncuran Royal Enfield Classic diharapkan mendorong pertumbuhan signifikan.
Fokus pada pengalaman berkendara, komunitas, dan branding retro menjadi kunci strategi.
Program touring nasional dan acara komunitas juga digencarkan untuk memperkuat loyalitas pengguna.
Mengapa Royal Enfield Classic 650 Cocok untuk Pengendara Indonesia?
Motor bukan sekadar alat transportasi bagi masyarakat Indonesia.
Ia menjadi simbol gaya hidup, kebebasan, dan petualangan.
Royal Enfield Classic sangat sesuai dengan budaya berkendara lokal karena:
- Desain retro yang memikat dan mudah dikenali
- Performa mesin dua silinder yang responsif di jalanan perkotaan dan pegunungan
- Kenyamanan berkendara jarak jauh, ideal untuk touring ke Bandung, Yogyakarta, atau Bali
- Konsumsi bahan bakar efisien (22–25 km/l)
- Dukungan jaringan dealer dan layanan purna jual yang terus berkembang
Komunitas Royal Enfield Riders Indonesia (RERI) juga tumbuh pesat.
Event tahunan seperti Ride of the Open Road semakin memperkuat ikatan sosial antar pengguna.
Kesimpulan: Royal Enfield Classic 650 Bukan Sekadar Motor, Tapi Gaya Hidup
Royal Enfield Classic bukan sekadar pelengkap lini produk.
Ia adalah pernyataan identitas.
Motor ini menyatukan warisan, performa, dan gaya dalam satu wujud.
Dengan harga kompetitif, spesifikasi andal, dan desain yang tak lekang waktu, Royal Enfield Classic berpotensi menjadi ikon baru di pasar cruiser Indonesia.
Bagi penggemar motor retro, ini adalah pilihan rasional dan emosional sekaligus.
Peluncurannya di 2025 menjadi tonggak penting.
Royal Enfield membuktikan bahwa motor klasik bisa tetap relevan di era modern.